Jumat, 21 Agustus 2009

Pengertian Anak Tinjauan Secara Kronologis Dan Psikologis


Posted By Agus Fitra

Anak adalah makhluk sosial seperti juga orang dewasa. Anak membutuhkan orang lain untuk dapat membantu mengembangkan kemampuannya, karena anak lahir dengan segala kelemahan sehingga tanpa orang lain anak tidak mungkin dapat mencapai taraf kemanusiaan yang normal. Menurut John Locke (dalam Gunarsa, 1986) anak adalah pribadi yang masih bersih dan peka terhadap rangsangan-rangsangan yang berasal dari lingkungan. Augustinus (dalam Suryabrata, 1987), yang dipandang sebagai peletak dasar permulaan psikologi anak, mengatakan bahwa anak tidaklah sama dengan orang dewasa, anak mempunyai kecenderungan untuk menyimpang dari hukum dan ketertiban yang disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan dan pengertian terhadap realita kehidupan, anak-anak lebih mudah belajar dengan contoh-contoh yang diterimanya dari aturan-aturan yang bersifat memaksa.
Sobur (1988), mengartikan anak sebagai orang yang mempunyai pikiran, perasaan, sikap dan minat berbeda dengan orang dewasa dengan segala keterbatasan. Haditono (dalam Damayanti, 1992), berpendapat bahwa anak merupakan mahluk yang membutuhkan pemeliharaan, kasih sayang dan tempat bagi perkembangannya. Selain itu anak merupakan bagian dari keluarga, dan keluarga memberi kesempatan bagi anak untuk belajar tingkah laku yang penting untuk perkembangan yang cukup baik dalam kehidupan bersama.

Pengertian anak juga mencakup masa anak itu exist (ada). Hal ini untuk menghindari keracunan mengenai pengertian anak dalam hubugannya dengan orang tua dan pengertian anak itu sendiri setelah menjadi orang tua. Kasiram (1994), mengatakan anak adalah makhluk yang sedang dalam taraf perkembangan yang mempunyai perasaan, pikiran, kehendak sendiri, yang kesemuannya itu merupakan totalitas psikis dan sifat-sifat serta struktur yang berlainan pada tiap-tiap fase perkembangannya.

Dalam proses perkembangan manusia, LIHAT TAHAP-TAHAP PERKEMBANGAN ANAK, dijumpai beberapa tahapan atau fase dalam perkembangan, antara fase yang satu dengan fase yang lain selalu berhubungan dan mempengaruhi serta memiliki ciri-ciri yang relatif sama pada setiap anak. Disamping itu juga perkembangan manusia tersebut tidak terlepas dari proses pertumbuhan, keduanya akan selalu berkaitan. Apabila pertumbuhan sel-sel otak anak semakin bertambah, maka kemampuan intelektualnya juga akan berkembang. Proses perkembangan tersebut tidak hanya terbatas pada perkembangan fisik, melainkan juga pada perkembangan psikis.

Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa anak merupakan mahkluk sosial, LIHAT PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK, yang membutuhkan pemeliharaan, kasih sayang dan tempat bagi perkembangannya, anak juga mempunyai perasaan, pikiran, kehendak tersendiri yang kesemuanya itu merupakan totalitas psikis dan sifat-sifat serta struktur yang berlainan pada tiap-tiap fase perkembangan pada masa kanak-kanak (anak). Perkembangan pada suatu fase merupakan dasar bagi fase selanjutnya.

Rujukan Buku :
Suryabrata, Sumadi, 2000. Pengembangan Alat Ukur Psikologis. Yogyakarta: ANDI.

Bentuk-bentuk kekerasan anak (Child Abuse)

Posted By Agus Fitra


Terry E. Lawson (dalam harian-pikiran.rakyat.com, 2006), psikiater internasional yang merumuskan definisi tentang kekerasan terhadap anak, menyebut ada empat macam abuse, yaitu emotional abuse, verbal abuse, physical abuse, dan sexual abuse.

Emotional abuse terjadi ketika orang tua/pengasuh dan pelindung anak setelah mengetahui anaknya meminta perhatian, mengabaikan anak itu. Ia membiarkan anak basah atau lapar karena ibu terlalu sibuk atau tidak ingin diganggu pada waktu itu. Ia boleh jadi mengabaikan kebutuhan anak untuk dipeluk atau dilindungi. Anak akan mengingat semua kekerasan emosional jika kekerasan emosional itu berlangsung konsisten. Orang tua yang secara emosional berlaku keji pada anaknya akan terus-menerus melakukan hal sama sepanjang kehidupan anak itu.


Verbal abuse terjadi ketika orang tua/pengasuh dan pelindung anak, setelah mengetahui anaknya meminta perhatian, menyuruh anak itu untuk diam atau jangan menangis. Jika si anak mulai berbicara, ibu terus-menerus menggunakan kekerasan verbal seperti, “kamu bodoh”, “kamu cerewet”, dsb. Anak akan mengingat semua kekerasan verbal jika semua kekerasan verbal itu berlangsung dalam satu periode. Physical abuse, terjadi ketika orang tua/pengasuh dan pelindung anak memukul anak (ketika anak sebenarnya memerlukan perhatian). Pukulan akan diingat anak itu jika kekerasan fisik itu berlangsung dalam periode tertentu.

Sedangkan, Sexual abuse biasanya tidak terjadi selama delapan belas bulan pertama dalam kehidupan anak. Eksploitasi seksual pada anak adalah ketergantungan, perkembangan seksual aktivitas yang tidak matur pada anak dan orang dewasa, dimana mereka tidak sepenuhnya secara komprenhensif dan tidak mampu untuk memberikan persetujuan karena bertentangan dengan hal yang tabu di keluarga.


Menurut Moore (dalam Nataliani, 2004), kekerasan atau perlakuan salah terhadap anak pada umumnya dapat diklasifikasikan dalam tiga kategori, antara lain kekerasan fisik, seksual dan emosional. Purbani (2003) mengatakan kekerasan dalam rumah tangga baik dilakukan oleh suami kepada istrinya atau orang tua terhadap anaknya bisa berbentuk fisik atau nonfisik. Kekerasan nonfisik bisa berbentuk verbal seperti pelecehan, penghinaan, mencuekin (mendiamkan) istri, atau bentuk lain seperti tidak membiayai selama berbulan-bulan, sedangkan kekerasan fisik bisa berbentuk pemukulan, penjambakan, dll.

Sedangkan Patilima (2003) menganggap bahwa kekerasan pada anak merupakan perlakuan yang salah. Hamid mendefinisikan perlakuan salah pada anak adalah segala perlakuan terhadap anak yang akibat-akibatnya mengancam kesejahteraan dan tumbuh kembang anak, baik secara fisik, psikologi sosial, maupun mental.

Perlakuan salah menurut DR. Irwanto (dalam Hamid, 2003), dapat digolongkan ke dalam berbagai kategori menurut dampak dari perlakuan, yaitu:
1) Perlakuan salah secara seksual;
2) Perlakuan salah secara fisik; dan
3) Perlakuan salah secara mental.

Bentuk-bentuk kekerasan yang terdapat dalam Undang-undang no. 23 tahun 2004 (www.kowani.or.id) mengenai Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT), dimana ingkup rumah tangga dalam Undang-Undang ini meliputi suami, isteri dan anak, yaitu;
1) Kekerasan fisik; Kekerasan fisik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf a adalah perbuatan yang mengakibatkan rasa sakit, jatuh sakit, atau luka berat;

2) Kekerasan psikis adalah; Kekerasan psikis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf b adalah perbuatan yang mengakibatkan ketakutan, hilangnya rasa percaya diri, hilangnya kemampuan untuk bertindak, rasa tidak berdaya, dan/atau penderitaan psikis berat pada seseorang;

3) Kekerasan seksual adalah kekerasan seksual sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf c meliputi: Pemaksaan hubungan seksual yang dilakukan terhadap orang yang menetapkan dalam lingkup hidup rumah tangga tersebut; Pemaksaan hubungan seksual terhadap salah seorang dalam lingkup rumah tangganya dengan orang lain untuk tujuan komersial dan/atau tujuan tertentu,

4) Penelantaran rumah tangga. Setiap orang dilarang menelantarkan orang dalam lingkup rumah tangganya, penelantaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) juga berlaku bagi setiap orang yang mengakibatkan ketergantungan ekonomi dengan cara membatasi dan/atau melarang untuk bekerja yang layak di dalam atau di luar rumah sehingga korban berada di bawah kendali orang tersebut.

Menurut Sitohang (2004), bentuk-bentuk kekerasan pada anak meliputi;
1) Penganiayaan fisik, Non Accidental “injury” mulai dari ringan “bruiser laserasi” sampai pada trauma neurologic yang berat dan kematian. Cedera fisik akibat hukuman badan di luar batas, kekejaman atau pemberian racun;

2) Penelantaran anak/kelalaian, yaitu kegiatan atau behavior yang langsung dapat menyebabkan efek merusak pada kondisi fisik anak dan perkembangan psikologisnya;

3) Penganiayaan emosional yaitu ditandai dengan kecaman/kata-kata yang merendahkan anak, tidak mengakui sebagai anak. Penganiayaan seperti ini umumnya selalu diikuti bentuk penganiayaan lain;

4) Penganiayaan seksual, mempergunakan pendekatan persuasif. Paksaan pada seseorang anak untuk mengajak berperilaku/mengadakan kegiatan seksual yang nyata, sehingga menggambarkan kegiatan seperti : aktivitas seksual (oral genital, genital, anal atau sodomi) termasuk incest.

Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa bentuk-bentuk kekerasan terhadap anak berupa kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan seksual, dan penelantaran anak. Baca juga artikel kekerasan anak.

Kemarahan Orang Tua Pengaruhi Sikap Anak


Posted by Agus Fitra

TERIAKAN bocah malang itu tidak juga menghentikan gerakan tangan sang ayah untuk berhenti memukuli tubuh ringkihnya. Barulah setelah tubuh itu diam tak bergerak, kesadaran si ayah langsung pulih. Apa boleh buat, nasi sudah menjadi bubur, nyawa pun melayang sia-sia.

Itu bukan cerita rekaan, tapi benar terjadi Desember 1984. Kasus penganiayaan terhadap Arie Hanggara yang dilakukan ayahnya, menjadi cerita memilukan. Bahkan sempat diangkat ke layar perak.

Arie menjadi korban kekerasan ayahnya yang menyebabkan nyawanya melayang. Ternyata Arie bukan anak terakhir yang mengalami nasib memilukan ini. Penyiksaan anak (child abuse) malah terjadi sepanjang tahun. Bahkan UNICEF pada 2003 melansir laporan sebanyak 3.500 anak berusia kurang dari 15 tahun tewas setiap tahun akibat perlakukan kejam.

Riset yang dilakukan UNICEF di beberapa negara itu juga menunjukkan tingkat kekerasan yang berakhir dengan kematian terjadi di negara-negara kawasan Amerika, Eropa, Pasifik, tergolong tinggi, seperti di AS, Meksiko, Portugal, Belgia, Ceko, Hongaria, Prancis, dan Selandia Baru. Namun Spanyol, Yunani, Italia, Irlandia, dan Norwegia justru tergolong rendah.

Dari temuan UNICEF, ada dua faktor penyebab terjadinya kekerasan terhadap anak. Pertama, stres dan kemiskinan. Kemudian rumah tangga yang kerap diwarnai kekerasan antara suami dan istri.

Bentuk kekerasan yang tidak tepat bisa berpengaruh buruk pada anak dalam jangka panjang. Makian kasar seperti “dasar anak sial” atau “dasar anak nakal” akan terekam kuat dalam diri si anak.

Anak yang sering dimarahi orang tuanya, apalagi diikuti dengan penyiksaan, cenderung meniru perilaku buruk (coping mechanism) seperti bulimia nervosa (memuntahkan makanan kembali), penyimpangan pola makan, anorexia (takut gemuk), kecanduan alkohol dan obat-obatan, dan memiliki dorongan bunuh diri.

“Marah merupakan hal yang normal, tapi kemarahan yang tidak tepat bisa memengaruhi kondisi psikis dan fisik anak,” ujar psikolog dari Jagadnita, Diah P Paramita dalam acara bertajuk ‘Seni bertengkar sehat dengan anak’ di Jakarta, Sabtu (30/8).

Sedangkan psikolog dari Medicare Clinic Anna Surti Ariani menambahkan, tindakan seperti mencubit atau memukul sedapat mungkin dihindari, karena sama sekali tidak perlu. “Asalkan menguasai teknik-teknik mendisiplinkan anak, 50% kenakalan anak akan teratasi,” katanya.

Menurut Nina, begitu ia disapa, mendisiplinkan anak balita harus secara konkret, seperti menunjukkan wajah cemberut. Pada usia ini mereka cenderung meniru. Hal ini sesuai dengan perkembangan kognitif anak. Sedangkan pada anak usia SD disarankan menggunakan metode broken record (piringan hitam rusak). “Ibarat piringan hitam rusak, ucapkan apa yang diinginkan orang tua berulang-ulang,” jelas Nina.

Diah pun menambahkan, marah yang bertujuan untuk mendidik dan memperbaiki kesalahan-kesalahan agar perbuatan serupa tidak terulang lagi. Kemarahan yang diekspresikan secara tidak tepat, akan memengaruhi kemampuan orang tua dalam menerapkan disiplin dan memengaruhi hubungan orang tua dengan anak.

Marah yang diikuti pemukulan menimbulkan luka batin, benci terhadap orang tua, rendah diri, antisosial, dan suka berkelahi. “Anak-anak suka meniru, kalau dipukul akan balas memukul. Selain itu memukul tidak mengubah perilaku,” sambung Diah.

Child Right Information Network–sebuah organisasi yang peduli pada nasib anak-anak– memaparkan pemukulan terhadap anak-anak (baik dengan tangan, ikat pinggang, tongkat, atau sepatu), menendang, melempar, mengguncang-guncangkan tubuh anak, mencakar, menggigit, menyuruh anak diam dalam posisi yang membuatnya tidak nyaman, bila terjadi di Eropa dapat dikenai tuduhan melakukan tindakan kriminal. Austria, Denmark, Finlandia, Islandia, Jerman, Norwegia, dan Swedia memiliki UU yang melarang keras penyiksaan fisik terhadap anak-anak.

Kekesalan orang tua bisa berdampak pada anak. Maka dari itu, orang tua harus menyelesaikan masalahnya lebih dulu. Menurut Diah, orang tua bisa mengikuti terapi untuk mengatasi kemarahan di masa lalu.

Selanjutnya melakukan identifikasi masalah di masa lalu. “Anak yang ibunya sering sekali marah akan sulit untuk disiplin,” tegasnya.

Dalam dialog tersebut juga terungkap bahwa anak yang dekat dengan orang tuanya akan jarang marah. Bila hubungan itu harmonis dan akrab, orang tua lebih mengenal karakter anak sehingga dapat menghindari kondisi pemicu pertengkaran. Diah menyarankan menarik napas setiap kali hendak marah. “Kondisikan diri untuk tidak memerhatikan hal-hal kecil yang bisa membuat marah.”

Agar hubungan orang tua-anak harmonis tingkatkan pendekatan dengan melakukan kegiatan bersama. Kemudian memberi contoh/sikap yang baik bisa meningkatkan rasa percaya diri. Meluangkan waktu untuk bermain bersama, dan memberikan tanggung jawab, membuat anak merasa spesial. “Ajak anak menyiram tanaman biarkan anak memegang selang air,” jelas Diah memberi contoh.

Selain hal yang diungkapkan di atas, Diah menyarankan orang tua menjalin komunikasi nonverbal. Yakni melakukan kontak mata saat berbicara, sikap tubuh sejajar saat berbicara (sambil duduk atau jongkok), rendahkan nada suara, berikan pelukan dan sentuhan lembut pada kepala sebagai tanda berbaikan usai memarahi.

Sumber : Media Indonesia Online

Kamis, 20 Agustus 2009

Belajar Teknik Bercinta dari Film Yuk!


Posted by Agus Fitra
Sementara banyak pria lebih suka menikmati aksi bintang cantik mereka melakukan adegan seks di film-film porno (blue film), wanita lebih menyukai kisah cinta yang romantis dengan bumbu adegan percintaan yang lebih standar.

Menurut Eli Taieb, CEO of Movixo.com, teknik bercinta (sex techniques) merupakan salah satu subjek yang paling banyak diminati dalam hubungan cinta dengan pasangan. Pasti menyenangkan sekali jika anda dan pasangan bisa berkomunikasi dengan bebas tanpa harus merasa tak nyaman dan bingung. Namun tak semua pasangan bisa mengutarakan keinginannya pada pasangan, so Eli Taieb menyarankan untuk mengutarakan apa yang anda inginkan dengan menonton 'adult movies' bersama pasangan.

Beberapa film berikut bisa menjadi alternatif pilihan anda menghabiskan waktu bercinta dan mengamati teknik-teknik yang disuguhkan bersama pasangan:

1. INSATIABLE

Bintang: Marilyn Chambers, Jessie St. James

Film yang mengisahkan seorang wanita muda cantik dan sangat berambisi bisa memenuhi semua fantasi seksualnya. Film ini menuntut pasangan wanita anda bersikap sedikit lebih nakal pada anda, meskipun mungkin si dia berimajinasi melibatkan salah satu teman terseksinya.

2. JUSTINE

Bintang: Justine, Aria Giovanni

Film yang menyuguhkan permainan wanita versus wanita, tak mungkin anda meminta pasangan melakukannya dengan wanita lain bukan. Cobalah amati dan cermati teknik bercinta Justine dengan pasangan wanitanya.

3. ZAZEL

Bintang: Sasha Vinni, Anna Romeo

Meskipun film ini cukup tenang dalam permainannya, namun pemeran wanita dalam ZAZEL sangat 'hot' dan sanggup membawakan fantasi seksualnya dengan nyata, dijamin film ini bakal membuat anda dan pasangan 'on'. Give it a look!

4.CARIBBEAN UNDERCOVER

Bintang: Tera Patrick, Caroline Cage

Film tentang sepasang kekasih yang terdampar di pulau tropis dan berusaha melepaskan diri dari kejaran penyelundup. Saat pengejaran, adegan seks 'hot' menjadi bumbu petualangan mereka. Perpaduan petualangan dan gaya seks liar bisa menjadi inspirasi anda dan paangan.

5. TOUCHED THE FIRST TIME

Bintang: Jessica Drake, Asia Carrera

Film imajinasi yang menceritakan seorang wanita, diperankan Jessica, sedang serius memahat patung lelaki telanjang, dan entah dari mana dan tanpa sebab yang jelas patung pria yang dipahatnya hidup dan mewujudkan semua imajinasi seks gila yang selama ini diimpikan Jessica. Anda dan pasangan akan banyak menjumpai ide-ide hebat dari film ini.

6. E-LOVE WANTED

Bintang: Natalia Wood, Elizabeth Lawrence

Cerita dengan basic cyber love, tentang seorang pria dan wanita yang berkenalan di dunia maya dan saat bertemu saling melepaskan ide-ide yang selama ini mereka bayangkan. Film ini lebih banyak mengumbar adegan seks oral dan vaginal.

7. THE TROUBLE WITH SEX

Bintang: Taylor St. Clair, Wendy Divine

Film tentang seorang voyeur - seseorang yang menikmati gairah seksual dengan melihat pasangan lain bercinta. Film yang menggambarkan seorang pria yang sedang melihat adegan percintaan tergila dari sebuah jendela antara seorang pria dan wanita di dalam sebuag ruangan dengan tungku api. Siluet yang dihasilkan dari film ini bisa membuat anda dan pasangan terasa lebih hangat.

8. THIEF OF HEARTS

Bintang: Sunrise Adams, Nina Ferrari

Film yang lebih banyak didominasi penggunaan seks toys saat berhubungan. Tak ada salahnya anda dan pasangan melihat film ini sampai akhir, ada banyak adegan yang menyuguhkan ide-ide bercinta dengan sex toys.

9. THE EXPERIMENT IN SEX

Bintang: Jenna Haze, Sondra Hall

Seks di Jacuzzi, pasti bikin anda dan pasangan penasaran dan berminat mencoba melakukan adegan yang ditawarkan film ini. Film yang banyak menunjukkan teknik penghisapan, menjilat, menepuk dan menggosok secara berulang-ulang.

Tak ada salahnya anda dan pasangan mencoba alternatif yang disuguhkan film-film diatas, dan membuat hubungan cinta anda dan pasangan lebih hangat. Selamat menonton! (askmen/rita)

11 Makanan Pembangkit Libido

Posted By Agus Fitra


Berhubungan seks tak hanya mengandalkan apa yang anda lakukan di tempat tidur, pasti anda membutuhkan power saat 'bertempur' bukan? Agar hubungan seks anda lebih lama dan lebih 'greng' coba deh mulai membiasakan diri mengkonsumsi makanan untuk pembangkit libido. Berikut ini 11 makanan yang esensinya diyakini bisa menaikkan gairah seskual:

1. Seledri

Seledri, sayuran yang kerap kita jumpai sebagai pelengkap hidangan, merupakan sumber makanan yang bisa meningkatkan rangsang seksual karena seledri mengandung senyawa androsterone, hormon tanpa bau yang keluar melalui keringat pria. Hormon ini diyakini bisa membuat wanita terangsang.

2. Tiram Mentah

Tiram dikenal sebagi makanan laut yang kaya akan zat besi, yang bisa menaikkan jumlah sperma dan produksi testosteron, selain mengandung dopamine, hormon yang diyakini bisa menaikkan gairah seksual. Cobalah menghisap tiram bersama pasangan sebagai bagian dari foreplay seks anda, saling menyuapi akan membuat permainan seks anda semakin hangat dan erotis. Cuci bersih bagian luarnya (cangkang) untuk menghilangkan bakteri dan kotoran yang menempel. Buka cangkangnya dan taruh dalam di sebuah wadah berisi es batu, jika anda suka anda bisa menambahkan perasan air jeruk lemon.

3. Pisang

Pisang mengandung enzim bromelain, yang dipercaya bisa menaikkan dan memperbaiki libido lelaki. Sebagai buah tropis pisang merupakan sumber potassium dan vitamin B seperti riboflavin, yang bisa meningkatkan energi tubuh. Cara menikmati: taruh pisang yang sudah terkelupas sebagian dalam sebuah wadah. Minta pasangan anda memakannya pada bagian ujungnya anda melahapnya di bagian ujung lainnya, just try it.

4. Apukat

Penduduk Aztecs (penduduk asli Nahuati, yang membangun pemerintahan Mexico, sebelum di rebut Cortes pada 1519), menyebut buah apukat sebagi "testicle tree." Apukat mampu menurunkan risiko stroke dan serangan jantung, karena alpukat merupakan satu-satunya buah yang kaya lemak, bahkan kadarnya lebih dari dua kali kandungan lemak dalam durian. Kemampuan ini diperkuat oleh kandungan betakaroten, klorofil, vitamin E, dan vitamin B-kompleks yang berlimpah dalam alpukat. Tak hanya bagus buat kesehatan tubuh, buah yang menyerupai lekuk tubuh wanita ini juga memiliki esensi yang membantu meningkatkan stamina seks. Kandungan folic acid-nya melancarkan metabolisme protein, dan menaikkan energi tubuh. Penggabungan dua unsur esensial alpukat, vitamin B6 (nutrisi yang membantu menaikkan produksi hormon pria) dan potassium (membantu memperlancar kelenjar thyroid), diyakini bisa meningkatkan libido pria dan wanita.

5. Almond

Almond merupakan sumber esensial asam lemak yang kaya akan senyawa yang sangat vital bagi kesehatan hormon reproduksi pria. Aroma yang dikeluarkan almond membantu membangkitkan hasrat wanita. Menyalakan beberapa lilin aroma terapi beramoma almond bisa membantu membangkitkan gairah seksual anda dan pasangan. Anda bisa memakan biji almond langsung tanpa menambahkan garam atau pemanis atau mungkin menaburkan cacahan almond kering sebagai pelengkap salad favorit anda.

6. Mangga, peach, strawberri

Mangga, peach, dan strawberri, buah segar kaya vitamin C yang selalu mengundang liur. Tak ada salahnya melibatkan peranan ketiga buah tersebut dalam foreplay bercinta anda. Lumurkan jus campuran ketiga buah tersebut keseluruh tubuh anda dan minta pasangan menjilatinya, bukan hanya saling mengeksplorasi tubuh pasangan namun seks eksotik bakal anda alami.

7. Telur

Meskipun telur bukan makanan sensual, telur masih merupakan sumber utama vitamin B6 dan B5 yang membantu meningkatkan tingkat keseimbangan hormon dan memerangi stress, dua hal utama yang penting bagi kesehatan libido. Telur juga dikenal sebagai simbol kesuburan dan kelahiran kembali. Telur ayam mentah (baik telur ayam maupun telur burung) sering dikonsumsi untuk menaikkan energi dan memaksimalkan tingkat energi.

8. Hati (liver)

Hati merupkan sumber hewani yang kaya akan glutamine -- jaringan peningkat sistem kekebalan tubuh -- mengkonsumsi hati secara rutin bisa meningkatkan libido yang mulai turun. Pastikan selalu memasukkan hati dalam menu diet harian anda. Anda bisa mengolah hati dan menggorengnya dengan campuran irisan bawang putih, rempah-rempah dan menggorengnya dengan minyak wijen.

9. Buah Kurma (buah ara)

Buah legit yang sering dijumpai di bulan puasa ini memiliki kandungn

asam amino yang dipercaya bisa menaikkan libido dan menaikkan stamina seksual. Bentuk dan aroma manis buah kurma yang masih segar bisa merangsang indra seksual anda dan pasangan.

10. Bawang Putih

Salah satu rempah dapur ini memang memiliki sejuta khasiat, meskipun cenderung beraroma menyengat. Bawang putih mengandung allicin yang bisa melancarkan peredaran darah ke organ seksual, selain juga meningkatkan libido. Saat ini banyak ekstrak bawang putih yang dikemas dalam bentuk kapsul di pasaran, so anda dan pasangan tak perlu repot lagi bukan dan coba rasakan khasiatnya.

11. Coklat

Coklat makanan sensual yang banyak mengandung theobromine -- alkaloid -- yang khasiatnya sebanding dengan kafein. Coklat kaya akan phenylethylamine, senyawa kimia yang diyakini bisa menumbuhkan perasaan cinta dan rileks, banyak kalangan selalu mengkonsumsi coklat saat dalam keadaan tertekan. Dark chocolate banyak mengandung anti-oxidants dalam jumlah besar yang sangat berguna bagi sistem kekebalan tubuh. Mengkonsumsi coklat sebelum bercinta bakal membuat seks anda semakin hangat. (askmen/rita)

Wanita 'Berisi' Lebih Subur


Posted By Agus Fitra

Tak bisa diingkari jika pria selalu menyukai wanita dengan bentuk tubuh seksi berisi, berdada montok, pinggang ramping dan pinggul besar bak gitar spanyol. Menurut para peneliti, hal tersebut bukan halya sebatas penilaian superfisial semata, karena dibalik semua itu ada landasan ilmiah pendukungnya.

Wanita dengan bentuk tubuh 'berisi' dinilai lebih subur atau bisa dibilang tak mengalami kesulitan untuk hamil dan menghasilkan keturunan.

Seperti yang disebutkan dalam jurnal Royal Society - jurnal Proceedings B, yang dilakukan pada 119 responden wanita Polandia, para peneliti menyebutkan jika wanita dengan payudara besar dan pinggang ramping memiliki kadar hormon lebih tinggi dibanding wanita lainnya.

Para peneliti menimbang dan mengukur bobot tubuh mereka yang meliputi pengukuran lingkar pinggang, pinggul, dada dan daerah di bawah payudara. Mereka digolongkan berdasarkan empat kategori, yaitu: Berdada besar-pinggang ramping; berdada besar-pinggang besar; berdada kecil-pinggang ramping dan berdada kecil-pinggang besar.

Para peneliti juga mengambil sample air liur responden saat mereka mengalami siklus datang bulan untuk mengukur kadar hormon 17-b oestradial (E2) dan progesteron. Tingginya kadar dua jenis hormon tersebut merupakan indikator wanita akan mudah hamil.

Dari penelitian tersebut menyebutkan wanita dengan payudara besar dan berpinggang ramping memilki tingkat hormon lebih tinggi.

Pada masyarakat barat, wanita dengan ikon boneka Barbie selain menjadi simbol kecantikan juga memilki dasar biologis, jelas Dr Grazyna Jasienska, dari Harvard University.

Wanita yang memiliki bentuk tubuh kategori pertama (payudara besar-pinggang ramping) memiliki kadar hormon E2 lebih tinggi 26 persen dan naik sekitar 37 persen lebih tinggi saat menstruasi dibanding wanita pada tiga kategori lainnya, begitu juga kadar progesteronnya.

Jasienska yang mengepalai riset jurnal Proceedings B mengatakan jika bentuk tubuh hourglass figure (bentuk tubuh kategori pertama) sangat populer dalam kultur masyarakat Barat, ternyata juga memiliki dasar ilmiah.

Jasienska juga menyebutkan pria non-Western cenderung tak begitu menyukai wanita hourglass figures dan wanita berbadan tegap, yang mengindikasikan wanita tersebut memiliki nilai gizi baik dan dianggap lebih menarik.

Sementara Dr. Martin Tovee dari the University of Newcastle yang membidani penelitian: "Apa yang membuat seseorang menarik bagi orang lain?" mengatakan pada BBC News bahwa ukuran tubuh seseorang bukanlah faktor utama daya tarik seseorang.

Hasil penelitian Jasienska yang dimuat dalam jurnal Royal Society lebih cenderung pada perbandingan ukuran dada ke pinggang yang memprediksi tingkat hormon. Dimana wanita menjadi lebih 'menarik' hanya dilihat dari tinggi, ukuran payudara, dan pinggang, jelas Tovee menyinggung penelitian Jasienska.

Tovee menambahkan sebuah studi apakah wanita kelihatan 'menarik' hanya dilihat dari image proporsi tubuhnya, namun melihat dari pandangan bahwa tinggi tubuh, ukuran payudara, pinggang atau pinggul seorang wanita sebenarnya dianggap kurang begitu penting. (bbc/rita)

Pasangan yang Bagaimanakah yang Menggairahkan?

Posted by Agus Fitra


Di kalangan pria tertentu, adalah sebuah kebanggaan bila mempunyai pasangan yang langsing, bongok udang, atau berdada dan berpinggul besar karena tipe perempuan seperti ini diyakini kuat berhubungan seks. Benarkah?

Sebagian pria percaya bahwa wanita bongkok udang, leher, tangan dan kaki berbulu halus, leher jenjang, berdada dan berpinggul besar - kuat dalam berhubungan seks. Dikatakan, nafsunya juga melebihi wanita biasa, hingga mereka susah ditaklukkan. Butuh tenaga ekstra dan teknik jitu, bila mau mengalahkan jenis ini di atas ranjang.

Hal ini membuat tak sedikit kaum pria berimajinasi, bagaimana nikmatnya berhubungan seks dengan perempuan bongkok udang, berbulu halus, berbibir tebal, den perempuan berdada dan berpinggul besar.

Sementara, menurut Dr. H. Bambang Sukamto, DMSH, bentuk fsik sesungguhnya tidak berhubungan dengan kemampuan seks. Hingga belum tentulah perempuan bongkok udang lebih kuat dalam berhubungan seks sementara yang gemuk akan lemah.

Pada dasarnya semua perempuan sama, tidak ada perbedaan. Wanita gemuk dinilai lemah, hanya karena penumpukan lemak di jaringan alat vital, tampak kurang indah dan menurunkan gairah seks suami. Si perempuan tidak percaya diri. Tumpukan lemaknya juga menghambat kelancaran penetrasi.

Secara seksolog, seks sebenarnya lebih berhubungan dengan jiwa. Bila wanita bongkok udang, berbulu halus, berleher jenjang dan berdada serta berpinggul besar, serta kuat dalam berhubungan seks - itu adalah karena mereka mendapat dorongan dari luar - bahwa mereka perkasa, hingga timbul kepercayaan diri yang tinggi.

"Kepercayaan wanita bongkok udang, berdada, berpinggul besar dan berbulu, itu hanya kebetulan, bukan faktor fisik. Sekarang, teknologi sudah maju, dimana dada dan pantat bisa dibesarkan. Apakah lalu perempuan seperti ini juga kuat berhubungan seks?" tanya Bambang.

Prima dan Seksi

Bambang menjelaskan, ada beberapa faktor yang menyebabkan perempuan menjadi kuat dalam berhubungan seks. Pertama, psikologis. Kondisi jiwa dalam keadaan tenang dan tidak tertekan, akan membuat hubungan seks berlangsung lancar.

Sementara perempuan yang sedang dilanda masalah, baik kantor maupun rumah tangga, gairah seksnya akan menurun. Agak berbeda dengan pria, yang dalam kondisi jiwa tidak tenang pun tetap bisa berhubungan seks.

Kedua, hormon stabil. Bila hormon tidak terganggu, kemampuan seks perempuan akan normal. Menurunnya gairah seks seorang perempuan, tidak lepas dari menurunnya hormon kewanitaan, yang membuat si perempuan kesulitan berorgasme. Efek negatifnya, enggan berhubungan seks kembali, karena tidak mendapatkan kenikmatan seks. Walaupun berhubungan seks di sini hanya sekadar kewajiban sebagai istri melayani suami.

Begitupun wanita yang sedang sakit ginjal, lever atau infeksi di alat kelamin atau panggul. Gairah seksnya pasti menurun. Tdak mungkin berhubungan seks dalam kondisi sakit. Yang dirasakan bukan kenikmatan, tapi sakit. Malah sebagian dokter menganjurkan untuk berhenti berhubungan seks demi kesehatan perempuan.

Mitos seks tidak saja terjadi di kalangan pria. Sebagian kaum wanita percaya, bahwa pria berbadan atletis akan kuat berhubungan seks dan alat vitalnya besar. Sementara Bambang menlelaskan, pria berbadan atletis malah sering mengalami ejakulasi dini. Seperti pembalap sepeda dan binaraga, otot di sekitar alat kelaminnya selalu tertekan dan mengeras, akibatnya terjadi penyempitan sirkulasi darah di sekiar kelamin. Ini menyulitkan terjadinya ereksi.

Pandangan bahwa pria berbadan atletis kuat berhubungan seks, bisa jadi karena olahraga dapat memicu produksi hormon hormon penting yang berkaitan dengan seks. Beberapa penelitian mengatakan, bahwa tingkat hormon testosteron bisa meningkat karena olahraga. Itu sebabnya, baik pria dan wanita yang sering berolahraga, penampilannya semakian sempurna. Bentuk badan menjadi indah, sehingga timbul kepercayaan diri yang tinggi dalam hubungan seks.

Bicara masalah alat vital, ukuran alat vital untuk orang Asia sekitar 8-15 cm. Tdak bisa dibesarkan. Pembesaran bisa dilakukan waktu masih kecil saat pertumbuhan. Setelah dewasa, alat kelamin tidak bisa dibesarkan lagi. Berarti pria berbadan atletis atau besar belum tentu alat vitalnya besar.

Malah, bisa terlihat kecil karena pertumbuhan kelamin tidak bisa mengimbangi pertumbuhan badan. Badan dan otot di sekitar kelamin membesar, sementara alat vital tidak membesar. Sebaliknya, orang kurus penisnya terlihat besar karena badannya kecil. (me/rit)